Harian Pikiran Rakyat memuat Artikel Tulisan tentang SMA Negeri 27 Kota Bandung (Kolom Belia Harian Pikiran Rakyat)

Satu-satunya SMA Negeri yang

“Gratisan”

18 May 2010

Satu-satunya SMA Negeri yang “Gratisan”

SMAN 2 Bandung di Jalan Cihampelas adalah salah satu sekolah yang lumayan sering dikunjungi “belia” karena memang sering eksis dengan sejumlah kegiatannya. SMAN 2 Bandung bahkan sempat beberapa kali bekerja sama mengadakan event Citizen Journalism di sana. Wajar kalau kru belia cukup sering menyempatkan waktu untuk menyambangi sekolah yang terletak di Jalan Cihampelas ini

Nah, cukup kenal dengan SMAN 2 Bandung membuat belia jadi kenal juga dengan SMAN 27 Bandung. Kenapa demikian? SMAN 27 adalah sekolah yang menggunakan lokasi sekolah yang sama, di Jalan Cihampelas. Loh, kok bisa begitu ya? Ya bisa dong. Soalnya SMAN 27 emang sampai saat ini masih menggunakan fasilitas sekolah yang terletak di Cihampelas itu Kamu pertu tahu sejarah SMAN 27 Bandung untuk bisa memahami kenapa skul ini belum bisa menggunakan fasilitas skul sendiri.

Sekolah ini berdiri pada tahun 2006 berkat aspirasi masyarakat yang mendambakan sekolah setara SMA, negeri, yong bebas biaya pendidikan “Ya, bersekolah di SMAN 27 memang gratis, di mana semua biaya ditanggung oleh pemerintah,” ujar Pak Hatta Saputra, Wakasek Kesiswaan SMAN 27 Bandung Ketika dikonfirmasi kepada sejumlah siswa kelos Xl, mereka se-mua juga mengiyakan fakia tersebut

Kita semua enggak bayar uang sekolah Paling siswa yang merasa cukup mampu memberikan sumbangan, dengan jumlah yang dibebaskan,” ujar Harry, kelua OSIS SMAN 27 Bandung. “Uang yong harus dikeluarkan poling hanya untuk prakiikum komputer, sebesar Rp 15.000 setiap bulannya,” ujar Da-nar dari kelas Xl IPA

Enggak ada uang bangunan, SPP, uang buku, dll “Buku supply sekolah Ibaca dipinjamkan! sesuai jam pelajarannya Jika mau beli sendiri juga boleh,” tambah Harry Wah, siapa juga yang enggak pengen sekolah gratis? Emang biaya pendidikan semakin hari semakin tinggi, beasiswa sekolah menjadi hal yong sangat diidom-idamkon oleh pelajar “Siswa-siswi yang diterima mosuk SMAN 27 adalah pelajar pilihan

Mereka harus memenuhi standar NEM yang cukup, dan disurvey dulu apakah memang layak digratiskan dari biaya pendidikan atau tidak,” jelas Pok Hatta. Survei di sini maksudnya adalah peninjauan dan verifikasi apakah orang tua murid dari calon siswa SMAN 27 memang berasal dari kalangan yang kurang mampu atau tidak

Jika hasil survei menunjukkan bahwa pela-jamya emang layak untuk dibantu, makan akan diterima untuk bersekolah di SMAN 27 Bandung, dengan bebas biaya sekolah Se-lain proses seleksi seperti itu, ruponya ada juga sejumlah siswa yong dibiayai pemerintah untuk bersekolah di SMAN 27 Bandung berdasarkan pertimbangan prestasi non-akademik mereka “Ada juga siswa-siswi yang terpilih karena berprestasi di bidang olah raga dan seni budaya,” Jelas Pak Hatta.

Enok ya sekolah gratisan7 Well, kolo kata belia sih itu beban Soalnya anak-anak SMAN 27 berarti harus membuktikannya dengan prestasi Nah, di usianya yang masih sangat muda, skul ini sudah mampu cukup banyak menorehkan prestasi, kebanyakan di bidang nonakademik, untuk mengangkat nama baik sekolahnya. “Memang kebanyakan prestasi yang diraih adalah di bidang olah raga serta seni don budaya, baik pelajar secara individu maupun mewakili sekolah secara long-sung,” jelas Pok Hatta

Nah, perencanaan untuk pembangunan fasilitas sekoloh sebenomya sudah direncanakan berbarengan dengan dibukanya SMAN 27 Bandung Namun, korena kendala biaya dari pemerintah dan Disdik. pembangunan fasilitas sekolah baru bisa direalisasikan pada tahun 2009 dan baru mulai bisa dioptimalkan pada tahun 2010 ini (silakan baca boks “Muloi Angkatan Depan Enggak Nebeng Lagi”) Makanya anak-anak SMAN

27, sementara ini sampe angkatan 2009/2010, masih nebeng di SMAN 2 Bandung Jalon Cihampelas Dan karena nebeng, mereka kudu masuk siang setiap harinya dan bersekolah pada hari Sabtu saat sekolah-sekolah lain pada libur atau melangsungkan aktivitas ekskulnyo. “Awalnya ngantuk banget sekolah siang itu, bawoannya males,” ujar Danar dari kelas IPA Xl. Akan tetapi, setelah menjalaninya cukup lamo, para siswa SMAN 27 mampu beradaptasi dan bisa mengambil sejumlah manfaat dari sekoloh siang. “Sebelum kegiaion belajar, sering kita gunakan untuk aktivitas ekskul, kegiatan pengajian, dll Seru |uga enggak pernah telai bangun sekolah karena sekolah siang, hehehe,” ujar Donor

Satu hol yang unik dari SMAN 27, mungkin mereka adalah saiu-satunya skul yang melangsungkan upacara bendera setiap hari Sobtu pagi “Ya kita kan enggak bisa upacara bareng anak SMAN 2 Terus kolo up-ocora hari Senin siang, wah gila! Panas!” ujar Harry Makanya, upacara bendera di SMAN 27 diadakannya setiap hari Sabtu pagi, satu-satunya hari di mano anak-anak SMAN 27 masuk pagi “Cuma kita satu-satunya sekolah yang upacara bendera setiap Sobtu Pogi!” tutur Harry *syauqy